Kesejahteraan Ekonomi dan Mata Uang

Di jaman sekarang ini, yang namanya kesenjangan kesejahteraan ekonomi cenderung meninggi disparitasnya. Betapa tidak, implementasi sistem kapitalisme yang menyelimuti dunia ternyata belum mampu menunjukkan pengaruh baik bagi kesejahteraan umat manusia. Salah satunya terlihat dari perbedaan nilai mata uang. Ini sebagian dari buktinya :

1. Sama-sama menggunakan dollar tapi nilainya suangat berbeda.
a. Amerika dengan dollarnya mampu menguasai dunia, padahal nilai pecahan uang kertasnya tidak begitu besar. Bahkan nilai pecahan uang kertas paling tinggi adalah US $ 100.000,-


Kemampuan negara kaya untuk menguasai perekonomian dunia juga ditunjukkan oleh penguatan nilai mata uang EURO yang digunakan bersama-sama di negara-negara Eropa.
Mata uang EURO layaknya mata uang dollar Amerika juga mempunyai pecahan dengan nilai kecil namun mempunyai kekuatan yang hebat. Perhatikan gambar berikut :


b.Zimbabwe sama halnya dengan Amerika juga menggunakan dollar. Namun nilai mata uangnya sangat berbeda jauh. Seolah-olah mata uang zimbabwe tidak ada gunanya. Tahun 2008, Zimbabwe pernah mengeluarkan pecahan terbesar dollar senilai 100.000.000.000.000.(Kebanyakan nol tapi tidak ada nilainya, karena hanya cukup membeli 3 butir telur ayam). Kenyataan ini terjadi karena desakan krisis global dan inflasi yang super tinggi (150.000 %).

Bayangkan untuk membeli sayur mayur paling tidak harus mengeluarkan uang sebesar Rp. 5 juta.

Beberapa negara berkembang dan miskin yang mempunyai nilai mata uang rendah, misalnya :
1. Vietnam (500,000 Dong Vietnam = US$30)


2. Indonesia (100,000 Rupiah Indonesia = US$11)


3. Iran (50,000 Rial Iran = US$5)


4. Guinea (10,000 Franc Guinea = US$2.33)

(Disarikan dari berbagai Sumber)
0 Responses

Poskan Komentar

Komentar Anda Akan Saya Gunakan Untuk Perbaikan Blog Ini. Silakan Komentar. Terima Kasih.

Laman